Oleh: sutrisno | 14 Juli , 2008

Menggunakan Windows Messenger

Untuk menggunakan windows messenger, dengan asumsi aplikasi tersebut sudah terinstal di komputer, seperti berikut :

  • Klik Windows Messenger :
    Klik Start > All Program > Windows Live >Windows Live Messeger
    Sehingga keluar aplikasi seperti berikut :

Baca Lanjutannya…

Oleh: sutrisno | 14 Juli , 2008

Tauhid

Syeikh Abul Qosim Al-Qusyairy

Allah swt. berfirman: “Dan Tuhan kamu sekalian adalah Tuhan Yang Maha Esa.” (Q.s. Al-Baqarah: 163).
Rasulullah saw. bersabda:
“Ada seseorang dari generasi sebelum zaman kamu sekalian yang sama sekali tidak pernah beramal baik kecuali bahwa ia bertauhid saja . Orang tersebut berwasiat pada keluarganya, ‘Bila aku mati, bakarlah aku dan hancurkanlah diriku, kemudian taburkan “separo tubuhku di darat dan separonya lagi di laut pada saat angin kencang”.

Baca Lanjutannya…

Oleh: sutrisno | 9 Juli , 2008

Sabar Menahan Amarah

Berikut ini adalah kisah seorang yang berkonsultasi dengan Al Harits Al Muhasibi, karena tidak bisa sabar menahan amarah karena hal – hal yang sepele.

”Aku tidak kuat menahan amarah ketika dicela dan disakiti.” kata si sakit. ”Engkau sulit menahan marah dan mudah membalas, sebab engkau menganggap bahwa menahan marah itu adalah perbuatan hina dan keserampangan sebagai kerhormatan.”kata  Al Muhasibi.

Baca Lanjutannya…

Oleh: sutrisno | 11 Februari , 2008

Belajar Bersyukur

Seperti biasanya, selepas ba’da shubuh saya bersama istri jalan pagi di sebuah sudut jalan timur kota Bandung, Pasir Impun namanya. Tidak terlalu dikenal, dan kondisi jalannyapun saat ini rusak, sehingga perlu kehati-hatian bila lewat di jalan ini.

“Den, singkong den,,,” sayup-sayup terdengar suara seorang kakek menawarkan singkong di seberang sana. “Weh, kebetulan sekali…” batin saya. Setelah ngobrol ngalor ngidul, iseng aku bertanya, “ga bosen kek, udah tua masih jualan… kan lebih baik di rumah, nimang cucu… dan banyak ibadah”. Mendengar ocehan saya, sang kakek agak sedikit berbeda raut mukanya.

Baca Lanjutannya…

Oleh: sutrisno | 17 Desember , 2007

Belum Haji Sudah Mabrur

Oleh: Ahmad Tohari

Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Usia Yu Timah sekitar lima puluhan, berbadan kurus dan tidak menikah. Barangkali, karena kondisi tubuhnya yang kurus, sangat miskin, ditambah yatim sejak kecil, maka Yu Timah tidak menarik lelaki manapun.
Jadilah, Yu Timah perawan tua hingga kini. Dia sebatang kara. Dulu setelah remaja Yu Timah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Namun, seiring usianya yang terus meningkat, dia kembali ke kampung kami. Para tetangga bergotong royong membuatkan gubuk buat Yu Timah bersama emaknya yang sudah sangat renta.

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.